KAMI ADALAH

Organisasi gerakan intelektual mahasiswa lokal yang berperan dalam membangun bangsa dan negara melalui pembangunan pola PIKIR, karakter kebangsaan, independensi, mewujudkan cita pribadi dan kolaborasi untuk mencapai dan melestarikan cita negara melalui gerakan sosial kemasyarakatan dan kewirausahaan.

#RevolusiSejakDariPIKIR

SEJARAH BERDIRINYA KAMI…

Didirikan pada tanggal 7 Mei 1952 di Surabaya, merupakan gabungan dari 3 organisasi yang ada di Surabaya pada saat itu, yakni :

  • CMS (Corps Mahasiswa Surabaja)
  • PMS (Perhimpunan Mahasiswa Surabaja), dan
  • PMHS (Perhimpunan Mahasiswa Hukum Surabaya).

Memiliki lambang organisasi adalah daun semanggi dan buku, artinya adalah dengan ilmu yang didapatkan dari bangku kuliah dimafaatkan untuk mensejahterakan masyarakat, yang berbasis di Surabaya dan berciri khas Surabaya (berani dan kerja keras). Sama seperti anggota SOMAL lainnya GMS juga memiliki azas adalah Kemahasiswaan dan Kemasyarakatan seperti yang tertuang pada AD/ART GMS.

Gerakan Mahasiswa Surabaya adalah organisasi professional yang memiliki badan hukum dan terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor badan hukum AHU-0000138.AH.01.07.THN.2015

Visi

Mewujudkan organisasi pengkaderan Mahasiswa Surabaya independen yang mengedepankan moral, persatuan, profesional, dan intelektual untuk memajukan kehidupan bangsa dan negara berdasarkan pancasila serta UUD 1945.

Misi

a) Menggalang dan mempersatukan segenap pikiran dan tenaga mahasiswa Indonesia untuk menyumbangkan dharma baktinya bagi kemajuan negara dan bangsa tanpa meninggalkan rasa cinta dan setia kepada Almamater.
b) Menanam dan memupuk rasa persahabatan dan kekeluargaan mahasiswa Indonesia umumnya, yang berada di Surabaya khususnya.
c) Menanam dan memupuk rasa persahabatan dan kekeluargaan mahasiswa sedunia untuk membina masyarakat dunia yang adil, damai dan sejahtera atas dasar persahabatan serta Kesetaraaan.

Nilai Dasar Organisasi GMS

  1. Profesional integritas.
    Anggota GMS menjalankan kaidah/ prinsip profesionalisme dalam melaksanakan program kerja dengan mengedepankan perilaku jujur, efektif, konstruktif dan solutif.
  2. Idealis Pancasila.
    Anggota GMS berpegang teguh pada nilai luhur kebangsaan dalam berketuhanan, berperilaku adab, pemersatu dalam perbedaan, mengedepankan musyawarah-mufakat, dan menjunjung tinggi keadilan demi kesejahteraan bersama.
  3. Kepemimpinan konstruktif.
    Anggota GMS selalu mampu menjadi pemimpin diri sendiri sebelum menjadi teladan bagi orang lain.
  4. Independen.
    Anggota GMS mengutamakan sikap mandiri, tidak terkooptasi dengan kepentingan politik praktis, perusahaan, maupun entitas eksternal yang memberikan dampak ketergantungan.
  5. Rasio Ilmiah.
    Anggota GMS senantiasa ikut secara aktif dalam melihat permasalahan sosial guna mencarisolusi berdasarkan logika, akal sehat dan rasio keilmuan yang dimilikinya.

Mari Bergerak Bersama Kami!

1000+

Anggota

100+

Relawan

25+

Mitra Kerja

20+

Program Strategis

6 Peran dan Fungsi Mahasiswa GMS

Iron Stock

Mahasiswa adalah aset bangsa yang dijadikan sebagai kader-kader perubahan dengan kualitas yang terus diasah dan diasuh oleh senior dalam menajamkan idealism perubahannya.

Guardian of Value

Mahasiswa adalah kalangan akademis yang dalam mencari sebuah kebenaran akan selalu berpikir secara ilmiah. Mahasiswa berperan aktif dalam menjaga moralitas dan kebenaran mutlak bukan pragmatis.

 

Agent of Change

Mahasiswa adalah salah satu agen pembawa perubahan. Perubahan dalam tatanan kebidupan masyarakat yang bersifat materialistik dan perubahan yang didasari dengan ideologi serta norma-norma.

Social Control

Mahasiswa berdiri menjembatani lidah rakyat dengan pemerintah dan sebaliknya penyambung lidah pemerintah kepada rakyat. Oleh karenanya pro pada rakyat adalah sebuah keniscayaan, namun demikian mahasiswa juga harus mampu berkolaborasi dan bermitra dengan pemerintah dengan dasar niat baik untuk kepentingan bangsa dan negara. Aspirasi rakyat disampaikan dengan tegas dan lugas, begitu juga aturan-aturan pemerintah disosialisasikan kepada rakyat dengan sempurna.

Politic Control

Mahasiswa berperan dalam kontrol politik, hal in ibukan berarti melepaskan begitu juga netralitas politik pragmatis mahasiswa namun ikut dalam melakukan pengawasan politik praktis agar tetap pada nilai-nilai demokrasi. Selain itu kontol politik juga berarti memberikan perhatian pada kebijakan-kebijakan publik yang lahir dari proses politik agar kualitas kebijakan tidak menyimpang dari tujuan negara

 

Moral Force

Mahasiswa berperan dan berfungsi untuk menjaga dengan baik moralitas rakyat ditengah era globalisasi. Hal ini tidak terlepas juga dari bijak atau kemampuan memfilter penggunaan media sosial dan internet yang menjadi akses hampir tanpa sekat bercampurnya hal positif dan negatif. Mahasiswa harus mampu menjadi contoh dan mencerminkan nilai karakter terbaik sebagaimana mereka dari kalangan intelektual.

RIWAYAT BERDIRINYA SOMAL

Didirikan pada tanggal 7 Mei 1952 di Surabaya, merupakan

Sekretariat Bersama Organisasi Lokal (SOMAL) resmi lahir pada  12 Juni 1965 di Jakarta. Lahir dari situasi kemahasiswaan dan politik yang genting dan mengkhatirkan karena tarik menarik kepentingan yang saat itu didominasi oleh poros Nasakom. SOMAL merupakan gerakan perlawanan dari ketidaksetujuan mahasiswa yang hanya dijadikan alat kepentingan politik sempit.

SOMAL pertama kali didirikan oleh organsasi mahasiswa lokal, meliputi :

  • Corpus Studiosorum Bandungense (CSB) – Bandung
  • Gerakan Mahasiswa Surabaya (GMS) – Surabaya
  • Ikatan Mahasiswa Bandung (IMABA) – Bandung
  • Ikatan Mahasiswa Djakarta (IMADA) – Jakarta
  • Masyarakat Mahasiswa Bogor (MMB) – Bogor
  • Perhimpunan Mahasiswa Bandung (PMB) – Bandung

 SOMAL menjadi lokomotif dalam berbagai gerakan mahasiswa pada era 60’an hingga 70’an, utamanya dalam isu menyelamatkan peran mahasiswa untuk tetap netral dan mendukung terciptanya persahabatan antar mahasiswa nasional.

Dalam perjalanan waktu pada Sidang Paripurna SOMAL ke-V pada tanggal 7-9 November 1969 di Bandung diputuskan diterimanya dua organisasi mahasiswa lokal menjadi anggota penuh SOMAL, yaitu :

  • Ikatan Mahasiswa Jogjakarta (IMAYO) – Jogjakarta
  • Ikatan Mahasiswa Pontianak (IMAPON) – Pontianak

Dengan demikian lengkaplah hingga saat ini anggota SOMAL berjumlah 7 organisasi dan kini estafet keorganisasian berada pada generasi baru yang akan membawa SOMAL pada masa keemasannya.

 

Sidang Paripurna SOMAL dan Sekretaris Jendral Terpilih

  • Ke-1 pada tanggal 23-25 September 1965 di Bandung.

Terpilih sebagai Sekjen Sdr. Surahmadi dari MMB dan Wakil Sekjen Sdr. Elyas dari MMB

  • Ke-2 pada tanggal 11-15 Juni 1966 di Bandung.

Terpilih sebagai Sekjen Sdr. Romli Soulisa dari CSB dan Wakil Sekjen Sdr. Micky JR. dari CSB

  • Ke-3 pada tanggal 20-22 Oktober 1967 di Jakarta.

Terpilih sebagai Sekjen Sdr. MArsilam Simandjuntak dari IMADA

  • Ke-4 pada tanggal 13-15 Desember 1968 di Bandung.

Terpilih sebagai Sekjen Sdr. Nuril Junus dari PMB

  • Ke-5 pada tanggal 7-9 November 1969 di Bandung.

Terpilih sebagai Sekjen Sdr. Sidik Purnomo dari GMS dan Wakil Sekjen Sdr. Didi Sunarwinardi dari IMADA

Pada Sidang Paripurna ini diputuskan pula Ikatan Mahasiswa Jogjakarta (IMAJO) dan Ikatan Mahasiswa Pontianak (IMAPON) menjadi anggota penuh SOMAL setelah beberapa tahun sebelumnya menjadi anggota muda SOMAL.

  • Ke-6 pada tanggal 6-8 November 1970 di Jogjakarta.

Tidak ada penggantian Sekjen

  • Ke-7 pada tanggal 24-26 Mei 1971 di Kaliurang Jogjakarta.

Terpilih sebagai Sekjen Sdr. Lili Asdjudiredja dari IMABA dan Wakil Sekjen Sdr. Chaidir Anwar Makarim dari IMADA

  • Ke-8 pada tanggal 2-5 Agustus 1972 di Munarjati Lawang

gabungan dari 3 organisasi yang ada di Surabaya pada saat itu, yakni :

  • CMS (Corps Mahasiswa Surabaja)
  • PMS (Perhimpunan Mahasiswa Surabaja), dan
  • PMHS (Perhimpunan Mahasiswa Hukum Surabaya).

Memiliki lambang organisasi adalah daun semanggi dan buku, artinya adalah dengan ilmu yang didapatkan dari bangku kuliah dimafaatkan untuk mensejahterakan masyarakat, yang berbasis di Surabaya dan berciri khas Surabaya (berani dan kerja keras). Sama seperti anggota SOMAL lainnya GMS juga memiliki azas adalah Kemahasiswaan dan Kemasyarakatan seperti yang tertuang pada AD/ART GMS.

Gerakan Mahasiswa Surabaya adalah organisasi professional yang memiliki badan hukum dan terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor badan hukum AHU-0000138.AH.01.07.THN.2015

Rekan-rekan SOMAL yang berbahagia, Betapa gembira dan bahagianya kita apabila seluruh mahasiswa bahkan seluruh bangsa Indonesia mempunyai cara berpikir dan bertindak seperti kita. Kerukunan dan kekeluargaan yang sehat selalu meliputi Organisasi kita. Persoalan perbedaan dan pertentangan golongan, agama, suku, (politik), dsb. Tak pernah kita jumpai. Andaikata pun ada, maka perbedaan itu hanya terletak pada bagaimana meningkatkan pengabdian terhadap bangsa dan negara kita. Bandung, 12 Juni 1972
Ir. Lili Asdjudiredja
Sekjend SOMAL '72

Anggota SOMAL

Kontak

Copyright © 2025 Gerakan Mahasiswa Surabaya

PIKIR Institute

Scroll to Top